Breaking News

Cara Menyimpan Susu Pertumbuhan Bubuk yang Tepat

ASI atau Air Susu Ibu adalah makanan utama bayi yang baru lahir hingga usianya menginjak 6 bulan. Setelah menginjak usia 1 tahun, Si Kecil sudah bisa mendapatkan susu pertumbuhan sesuai dengan tahapan usianya. Biasanya susu pertumbuhan yang dipilih adalah susu bubuk seperti Morinaga Platinum. Susu tersebut bisa digunakan dalam jangka waktu lama. Berbeda dengan susu cair yang lebih mudah basi.

Meskipun begitu, susu bubuk tetap bisa menggumpal akibat tidak disimpan dengan baik. Apabila susu menggumpal maka kandungan yang ada di dalamnya bisa saja hilang atau rusak. Karena hal tersebut, Anda harus berhati-hati saat menyimpan susu pertumbuhan. Usahakan menyimpan dengan baik sehingga lebih tahan lama. Berikut ini ada beberapa cara menyimpan susu yang tepat untuk Anda:

Gunakan Wadah yang Kedap Udara

Apabila tidak disimpan dengan tepat, susu bubuk mudah terkena paparan mikroorganisme. Bukan hanya itu saja, susu juga mudah menggumpal sehingga kualitas nutrisi bisa berkurang. Karena hal tersebut sebaiknya susu bubuk disimpan dalam wadah kedap udara. Jika Anda membeli susu dalam wadah kaleng, Anda hanya perlu memastikan bahwa kemasan tertutup rapat. Sementara jika membeli dalam kemasan karton, sebaiknya siapkan wadah baru yang kedap udara dan bersih.

Jauhkan dari Sinar Matahari

Paparan sinar matahari secara langsung dalam jangka waktu lama bisa membuat kualitas susu pertumbuhan menurun. Karena hal tersebut, Anda wajib menjauhkan susu pertumbuhan dari sinar matahari. Selain itu, Anda juga harus menghindari wadah yang tembus pandang karena sinar matahari bisa menembusnya. Simpan di tempat yang tepat dan jauh dari sinar matahari.

Hindari Tempat yang Lembap

Meskipun harus menghindari sinar matahari, bukan berarti Anda harus menyimpannya di tempat gelap tanpa matahari. Pasalnya Anda juga tidak boleh menyimpan susu di tempat yang lembap karena bisa membuat susu menggumpal. Sebaiknya tempat menaruh susu adalah tempat yang jauh dari sinar matahari langsung namun tidak lembap.

Hindari Menaruh Susu di Dalam Kulkas

Mungkin Anda berpikir susu akan lebih tahan lama apabila disimpan di kulkas. Padahal menaruh susu bubuk di dalam kulkas ternyata tidak dianjurkan. Kulkas yang dingin ternyata menjadi salah satu tempat yang lembab untuk susu bubuk. Berada di tempat lembab membuat kuman dan bakteri lebih mudah muncul. Oleh sebab itu, hindari menaruh susu di kulkas.

Habiskan dalam Waktu 2 Minggu

Susu bubuk untuk Si Kecil sebaiknya dihabiskan dalam waktu 2 minggu setelah dibuka. Hal tersebut lantaran susu yang telah lama dibuka dianggap sudah terkena paparan mikroorganisme luar. Namun ada juga brand yang bisa bertahan dalam waktu 1 bulan setelah dibuka.

Masukkan ke Dalam Alumunium Foil

Alumunium foil merupakan wadah yang bisa Anda gunakan apabila tidak menemukan wadah yang tepat. Karena ukurannya yang lebih kecil, susu dalam alumunium foil biasanya lebih cepat habis. Bahkan bisa habis kurang dari 2 minggu sejak dibuka.

Itulah cara menyimpan susu pertumbuhan bubuk agar tahan lama. Susu pertumbuhan Morinaga Platinum memiliki kemasan yang aman sehingga bisa membantu susu bertahan lebih lama. Anda tidak perlu khawatir memilih varian berukuran besar karena wadahnya yang aman tersebut.

Tidak hanya itu saja, susu pertumbuhan Morinaga juga memiliki banyak kelebihan. Beberapa di antaranya yaitu tersedia varian yang lengkap, kandungan nutrisi beragam, serta mengandung protein laktoferin. Laktoferin adalah protein yang bisa mencegah infeksi saluran cerna dan saluran pernafasan atas. Lebih lengkap dan jelas mengenai produk Morinaga bisa dilihat pada website www.morinagaplatinum.com.

Meta Des: Susu bubuk seperti Morinaga Platinum memang lebih banyak dipilih oleh para ibu. Agar kandungan tidak hilang atau rusak, simpan susu bubuk dengan baik dan benar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *